Postingan

Menampilkan postingan dari Desember, 2020

Jihad Dalam Islam

 PENGERTIAN JIHAD Ketika berbicara tentang jihad maka tidak lepas dari dua term lain yang terkadang dikaitkan dengannya, al-qitâl dan al-harb. Sekilas, tiga kata ini memiliki kesamaan makna, namun jika ditelurusi lebih lanjut, akan terdapat perbedaan antara satu dengan yang lainnya. Secara etimologi, jihad berasal dari kata kerja jâhada-yujâhidu, masdarnya jihâdan wa mujâhadatan. Dalam Lisan al-‘Arab, Ibnu Mandzur menjelaskan bahwa jihad berasal dari kata al-juhd artinya al-tâqah (kekuatan), al-wus’u (usaha) dan al-masyaqqah (kesulitan). Pendapat Ibnu Mandzur ini senada dengan Muhammad Murtadha al-Husni al-Zabidi dalam Tâju al-‘Arus, namun sedikit berbeda dengan Muhammad bin Abi Bakar bin ‘Abdi al-Qadir alRazi dalam Mukhtar al-Shahâh yang menyebutkan jihad berasal dari kata al-juhd artinya al-tâqah, atau al-jahd artinya almasyaqqah. Dengan demikian, asal kata jihad adalah al-jahdu dengan mem-fathah-kan huruf jîm atau al-juhdu dengan mendhammah-kan huruf jîm, yang artinya al-tâqah (...

Pendidikan Islam

 Pengertian Metode Pendidikan Islam Secara etimologi, kata ini berasal dari dua kata, yaitu meta dan hodos. Meta berarti melalui dan hodos berarti jalan atau cara. Di dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, kata metode diartikan sebagai cara yang teratur yang digunakan untuk melaksanakan pekerjaan agar tercapai sesuai dengan yang dikehendaki; cara kerja yang bersistem untuk memudahkan pelaksanaan suatu kegiatan guna mencapai tujuan yang ditentukan. Di samping itu dalam kamus Ilmiah Populer, kata metode diartikan dengan cara yang teratur dan sigtimatis untuk pelaksanaan sesuatu; cara kerja.  Secara etimologi, Umar Muhammad mendefinisikan bahwa metode mengajar bermakna segala kegiatan terarah yang dikerjakan oleh guru dalam rangka memantapkan mata pelajaran yang diajarkannya. Semua ini bertujuan menolong murid- muridnya agar mencapai proses belajar yang dinginkan dan perubahan yang dikehendaki pada tingkah laku mereka. Selain itu, ada yang mendefinisikan bahwa metode adalah seperang...

Al-Qur’an dan Fakta Ilmiah.

  Al-Quran berasal dari bahasa Arab yang artinya bacaan. Sebagian ulama menyebutkan bahwa kata Al-Quran adalah masdar yang di artikan dengan isim maf’ul, yakni  maqru’  artinya sesuatu yang di baca. Maksudnya, Al-qur’an itu adalah bacaan yang di baca. Secara istilah, Al-Qur’an adalah wahyu Allah SWT yang di turunkan kepada Nabi Muhammad SAW, untuk di sampaikan umatnya secara berangsur-angsur melalui Malaikat Jibril dan membacanya adalah ibadah. Al-Quran adalah sumber hukum Islam yang pertama. Al-Quran sebagai sumber hukum dan pedoman hidup umat manusia memiliki beberapa  keistimewaan  dan kelebihan di banding dengan kitab-kibat suci lainnya sebagai berikut : Al-Quran memuat ringkasan mengenai ajaran-ajaran tentang ketuhanan yang pernah tertulis di kitab-kitab lainnya (sebelumnya) seperti Zabur, Taurat dan Injil. Al-quran memuat kalam-kalam Allah yang menjadi pedoman hidup manusia sepanjang masa. Al-Quran adalah sumber ilmu p...

Peran Al-Qur’an dalam Pengembangan Keilmuan.

  Al Qur’an adalah mukjizat yang memberikan banyak peluang bagi akal dan hati, dia juga memberi khitab kepada fitrah manusia sepanjang masa dan tempat. Al-Qur’an adalah kitab petunjuk, demikian hasil yang kita peroleh dari mempelajari sejarah turunnya. Ini sesuai pula dengan penegasan Al-Qur’an : Petunjuk bagi manusia, keterangan mengenai petunjuk serta pemisah antara yang hak dan batil. (QS Al-Baqarah :185).  Dalam Al-Qur’an memuat perspektif mengenai banyak hal, termasuk di dalamnya ilmu diniyah, lughawiyah dan ilmu-ilmu umum. Tak lupa pula hubungan yang terkait diantaranya.  Ilmu Diniyah adalah Ilmu Agama. Ia adalah ilmu seputar dasar-dasar keimanan, Rukun Iman, Rukun Islam, tata-cara ibadah, hukum halal-haram, akhlak, ilmu Al Qur’an, ilmu Hadits, serta kaidah-kaidah ilmiah. Bagi orang-orang tertentu yang menempuh jalan sebagai ulama, ilmu ini harus dipahami secara detail (terperinci), hingga ke cabang-cabangnya.   Untuk memperoleh ilmu ini tentu harus belajar ke...